 | Siapa yang tidak suka minum jus buah. Warnanya cerah dan terang, rasanya manis, dan baik untuk kesehatan. Mengkonsumsi jus buah adalah cara untuk membersihkan dan memulihkan sistem tubuh. Dengan cara ini, tubuh lebih mudah mencerna sari buah atau sayuran tersebut. Dalam bentuk jus pula, buah yang dikonsumsi bisa jauh lebih banyak dan bisa dikonsumsi dengan waktu yang relatif lebih cepat. Tapi tunggu dulu, tidak semua ahli gizi berpendapat demikian. Meski jus kaya akan vitamin, tapi jangan tutup mata pada bahayanya. | |
|
Read more...
|
|
|
Kurang Tidur, Tensi Darah Melonjak |
 | Bingung karena belakangan ini tensi darah Anda melonjak? Coba cermati apakah Anda sudah cukup tidur. Pasalnya, menurut penelitian, orang dewasa yang kurang tidur lebih berisiko mengalami darah tinggi. "Orang yang selalu kurang tidur berisiko mengalami darah tinggi dalam kurun waktu lima tahun ke depan," kata Kristen Knutson dari Universitas Chicago, yang penelitiannya dilaporkan dalam jurnal kesehatan Archives of Internal Medicine. | |
|
Read more...
|
|
|
BPOM Awasi Peredaran Obat Tradisional |
 | Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengawasi secara ketat peredaran obat tradisional produksi dalam dan luar negeri untuk memastikan keamanan produk tersebut bagi konsumen. Menurut Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik, dan Produk Komplemen Ruslan Aspan di Jakarta, Senin, pengawasan terhadap peredaran produk obat tradisional dilakukan sebelum dan sesudah produk beredar di pasaran. "Obat tradisional yang diregistrasi ke Badan POM akan diperiksa, apakah memenuhi standar untuk diedarkan atau tidak," katanya, serta menambahkan dalam hal ini pemeriksaan meliputi komposisi bahan, cara produksi, keamanan, dan stabilitas produk. | |
|
Read more...
|
|
|
Pilihan Ganda Atasi Kanker |
 | Sejak 2002, dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada, Profesor Stephanus Djawanai, mengidap gangguan prostat berat. Kala menjalani ultrasonografi di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, Januari 2003, dokter menemukan pembengkakan kelenjar dalam sistem reproduksi lelakinya itu. Tes prostate specific antigen (PSA) pun menunjukkan angka 4,8. Angka itu sekaligus memvonis pria 66 tahun ini terjangkit kanker dengan diferensiasi buruk. "Saat itu semua keluarga, termasuk saya, pasrah dengan vonis itu," katanya seusai jumpa media produk obat herbal di Mall Pacific Place, Jakarta, beberapa waktu lalu. | |
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 Next > End >>
|
| Results 1 - 14 of 64 |