Newsflash

SariBandrek, minuman khas nusantara bermanfaat untuk mencegah masuk angin, sakit kepala dan menjaga stamina. Dibuat dari rempah-rempah terbaik Indonesia. SariBandrek, SIP rasanya, SIP harganya.
Klik di sini...

 
powered_by.png, 1 kB
Home arrow Tips Sehat Alami arrow Merokok Tingkatkan Resiko Diabetes
Merokok Tingkatkan Resiko Diabetes PDF Print
Image 

Menurut informasi dari gatra.com diketahui bahwa Merokok dapat meningkatkan resiko diabetes, "Perokok menghadapai peningkatan resiko 44 persen untuk terserang diabetes jenis 2 jika dibandingkan dengan orang yang tidak merokok, demikian temuan para peneliti Swiss tersebut", "Pencegahan utama masyarakat terhadap diabetes jenis 2 dapat dicapai melalui menghindari merokok dan perubahan faktor gaya hidup melalui kombinasi pemantau ketat kesehatan, kegiatan fisik rutin, sedikit konsumsi alkohol dan pola makan yang layak,". Diabetes seperti kita ketahui merupakan penyakit yang berbahaya oleh karenanya harus kita hindari agar jangan sampai terkena penyakit tersebut. Pola hidup sehat alami sangat diperlukan untuk dapat mencegah penyakit diabetes yang dikenal sebagai salah satu penyakit yang memiliki komplikasi yang tinggi diantaranya dapat memicu serangan jantung.  

Sambiloto merupakan tumbuhan alami Indonesia yang diyakini berkhasiat untuk membantu mengatasi penyakit diabetes PT. Liza Herbal International (Dr. Liza) telah berhasil memproduksi Suplemen Herbal Alami Sambiloto Dr. Liza yang tersedia di seluruh jaringan Apotek Century Indonesia dan agent- agent Dr. Liza. Produk- produk Dr. Liza telah terdaftar di Badan POM, Dinas Kesehatan, Bersertifikat Halal dari MUI dan telah melalui test di Lab IPB Bogor.  

Artikel lengkapnya dari gatra.com:Merokok Tingkatkan Resiko Diabetes

http://www.gatra.com/artikel.php?id=110265

 Washington, 12 Desember 2007 17:16

Merokok yang bisa mengakibatkan kanker paru-paru, serangan jantung dan stroke, juga bisa meningkatkan resiko bagi jenis diabates paling umum. Demikian diungkapkan beberapa peneliti, Selasa.

 

Perokok menghadapai peningkatan resiko 44 persen untuk terserang diabetes jenis 2 jika dibandingkan dengan orang yang tidak merokok, demikian temuan para peneliti Swiss tersebut.

 

Dr. Carole Willi dari University of Lausanne di Swiss dan rekannya menganalisis 25 kajian yang menyelidiki hubungan antara merokok dan diabetes yang disiarkan antara 1992 dan 2006, dengan sebanyak 1,2 juta peserta yang ditelusuri selama 30 tahun.

 

Mereka mendapati resiko bahkan lebih tinggi bagi perokok berat. Mereka yang menghabiskan sedikitnya 20 batang rokok sehari memiliki resiko terserang diabetes 62 persen lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

 

Berhenti merokok mengurangi resiko itu; bekas perokok menghadapi resiko 23 persen lebih tinggi dibandingkan dengan yang bukan perokok, jauh lebih rendah dibandingkan dengan perokok saat ini, lapor para ilmuwan itu dalam Journal of American Medical Association.

 

"Pada tingkat kesehatan masyarakat, ini sangat penting karena peristiwa diabetes secara dramatis meningkat. Makan menghindari diabetes akan menjadi alasan baik lain bagi perokok untuk berhenti atau bagi orang yang tidak merokok untuk tidak memulai," kata Willi melalui surat elektronik.

 

Diabetes jenis 2, bentuk diabetes yang seringkali berkaitan dengan kelebihan berat badan, pola makan yang buruk dan gaya hidup yang tak pernah berubah, menjadi makin umum ditemui di banyak negara.

 

Dapat dicegah

 

Menghisap rokok adalah penyebab utama kematian global yang dapat dicegah, dan telah menewaskan tak kurang dari 4 juta orang per tahun atau sekitar 9 persen angka kematian di seluruh dunia, kata para peneliti tersebut.

 Selain mengakibatkan paling banyak kasus kanker paru-paru serta jenis lain kanker, merokok juga dapat mengakibatkan serangan jantung, stroke, penyakit paru-paru kronis dan penyakit lain. 

"Konsekuensi dari temuan ini juga penting karena diabetes dan menghisap rokok adalah faktor resiko utama penyakit jantung dan urat darah," kata Willi.

 

Willi menyatakan bahwa para peneliti tersebut sebelum tak diarahkan agar menyimpulkan bahwa merokok sesungguhnya mengakibatkan diabetes pada orang-orang di dalam 25 kajian.

 

Namun Willi mengatakan kenyataan bahwa makin banyak merokok yang mengakibatkan resiko diabetes yang lebih tinggi menunjukkan bahwa merokok mengakibatkan penyakit itu.

 

Selain itu, merokok mendahului perkembangan diabetes pada peserta di semua kajian tersebut, kata Willi.

 

Merokok dapat mengakibatkan kondisi yang tahan terhadap insulin, kata para peneliti tersebut. Itu berarti merokok dapat mencampuri cara tubuh memanfaatkan insulin. Kebal terhadap insulin biasanya mengawal diabetes jenis 2.

 

Dalam tajuk yang menyertai penelitian tersebut, Eric Ding dan Dr. Frank Hu dari Harvard School of Public Health di Boston mengatakan saran kesehatan masyarakat untuk mencegah diabetes jenis 2 mesti meliputi pesan anti-rokok.

 

"Pencegahan utama masyarakat terhadap diabetes jenis 2 dapat dicapai melalui menghindari merokok dan perubahan faktor gaya hidup melalui kombinasi pemantau ketat kesehatan, kegiatan fisik rutin, sedikit konsumsi alkohol dan pola makan yang layak," tulis mereka. [TMA, Ant]

 

Demikian informasinya semoga bermanfaat, mari kita mulai hidup sehat alami :).

 

Salam Hangat,

Norma Julita

Dr. Liza Communications

Be Healthy With Herbs

Http://www.lizaherbal.com

Email: This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it

Mobile: +62 813 111 41261
 
< Prev   Next >
© 2012 Liza Herbal - "Mitra Sehat Alami Keluarga"