Newsflash

SariBandrek, minuman khas nusantara bermanfaat untuk mencegah masuk angin, sakit kepala dan menjaga stamina. Dibuat dari rempah-rempah terbaik Indonesia. SariBandrek, SIP rasanya, SIP harganya.
Klik di sini...

 
powered_by.png, 1 kB
Home
Hidup Sehat Tanpa Anemia PDF Print
Image

Definisi sehat menurut WHO adalah suatu keadaan baik jasmani, rohani dan  social yang terbebas dari penyakit serta kecacatan.  Hidup sehat diartikan sebagai hidup tanpa gangguan masalah baik fisik seperti penyakit, maupun gangguan nonfisik seperti gangguan jiwa, hati dan pikiran seseorang. Sehat akan terasa sangat berharga ketika seseorang sudah terkena penyakit. Padahal untuk mendapatkan kondisi yang sehat itu hanya cukup menjaga pola makan, asupan yang bergizi dan ketenangan serta kenyamanan hati dan pikiran. Salah satu penyakit yang mengganggu kesehatan yaitu anemia.

Dr Tan Su-Ming dari Rumah Sakit Changi Singapura menuturkan, anemia merupakan penyakit kurang darah yang ditandai rendahnya kadar hemoglobin (Hb) dan sel darah merah (eritrosit). Fungsi darah adalah membawa makanan dan oksigen ke seluruh organ tubuh. Perlu diketahui, otak terdiri dari 2,5 miliar sel bioneuron. Jika kapasitasnya kurang, dan ini sudah dibuktikan lewat pemeriksaan pada janin dari ibu yang terkena anemia, maka otak akan seperti komputer yang memorinya lemah. Banyak perempuan yang mengabaikan penyakit ini, dan menganggap anemia bukanlah penyakit yang harus diwaspadai,  padahal penyakit ini bisa mengganggu aktifikas sehari-hari mulai dari hal yang sepela yaitu malas beraktifitas, sering capai hingga bisa menyebabkan hal yang fatal yaitu kematian. Anemia dapat terjadi dikarenakan faktor asupan (gizi) dan faktor non gizi.

Anemia gizi terbagi dalam 5 jenis, yaitu:
1.    Anemia gizi besi,terjadi karena kekurangan pasokan zat besi (Fe). Zat besi merupakan inti molekul hemoglobin yang merupakan unsur utama dalam sel darah merah. Jadi, kekurangan pasokan zat besi bisa menyebabkan menurunnya produksi hemoglobin.
2.    Anemia gizi vitamin E, vitamin E merupakan faktor esensial bagi integritas sel darah merah. Kekurangan vitamin E dapat mengakibatkan integritas dinding sel darah merah menjadi lemah dan tidak normal sehingga sangat sensitif terhadap hemolisis (pecahnya sel darah merah)
3.    Anemia gizi asam folat, sering disebut juga dengan anemia megaloblastik atau makrositik. Dalam hal ini keadaan sel darah merah penderita tidak normal dengan ciri-ciri bentuknya lebih besar, jumlahnya sedikit, dan belum matang.
4.    Anemia gizi vitamin B12 atau disebut juga pernicious. Gejalanya mirip dengan gejala pada anemia gizi asam folat, tetapi disertai dengan gangguan pada sistem pencernaan bagian dalam.
5.    Anemia gizi vitamin B6 atau disebut juga siderotic. Keadaannya mirip dengan anemia gizi besi, tetapi jika darah dites di laboratorium, serum besinya normal

Anemia non-gizi bisa terjadi akibat pendarahan, seperti luka akibat kecelakaan, haid, atau penyakit darah yang bersifat genetis seperti thalasemia (kerusakan DNA), hemofilia (kelainan pembekuan darah), dan lain-lain.
Gejala anemia adalah sebagai berikut:
1.    Mengalami 4 L (lemah, lesu, letih, dan lelah).
2.    mengalami pucat pada mata dan mulut.
3.    Memiliki nafas yang pendek.
4.    Memiliki kadar Hb yang rendah.
5.    Anggota badan seperti tangan dan kaki merasa kesemutan.
6.    Mata berkunang-kunang.
7.    Jantung berdegup kencang.
8.    Kurang bergairah
9.    Mudah lupa
10.    Sulit konsentrasi,
11.    Sakit kepala
12.    mengantuk


Anemia merupakan penyakit darah rendah yang tidak hanya dapat terjadi pada orang dewasa, namun dapat terjadi pada anak, bayi dan lanjut usia. Penyakit ini muncul akibat kurangnya asupan gizi atau kurang terserapnya nutrisi makanan di usus. Anemia pada anak terjadi karena infeksi cacing tambang, malaria atau disentri yang menyebabkan kekurangan darah yang parah. Keadaan ini akan mengganggu aktifitas dan pertumbuhan anak. Pada ibu hamil, selain menyebabkan perdarahan, menyebabkan berat badan sulit naik, abortus (keguguran), penyulit kehamilan, persalinan, nifas dan pasca melahirkan.

Sedangkan pada janin yang dikandung bisa menyebabkan bayi berat badan lahir rendah (BBLR), bayi prematur, bayi lahir dengan anemia dan penyulit setelah lahir seperti gagal tumbuh dan kecerdasan rendah.


Seseorang yang menderita anemia, dapat ditangani dengan cara sebagai berikut:
1.    Memperbaiki konsumsi gizi.
2.    Meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung zat besi (Fe), asam folat, kalsium, B12 dan juga protein. Seumber makanan penghasil zat tersebut terdapat di dalam hati ayam, kerang, daging merah, ikan tuna, kedelai, bayam, brokoli, kacang merah, asparagus, jeruk, kacang-kacangan, susu rendah lemak, keju.
3.    Menghindari konsumsi makan yang menghambat masuknya zat besi dan nutrisi lainnya ke dalam tubuh. Contohnya, senyawa fitrat yang terdapat dalam sayuran.
4.    Hindari transfusi darah jika kadar Hb kurang dari 6 g/dl, sedang menderita sakit berat, atau sedang akan menjalani operasi.

Anemia dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu :
1.    Kekurangan zat besi sehingga secara seluler terjadi pengecilan ukuran sel darah merah. Hal itu menyebabkan rendahnya kandungan hemoglobin dan berkurangnya jumlah sel darah merah.
2.    Kekurangan asam folat. Zat ini diperlukan dalam pembentukan nukleoprotein untuk proses pematangan sel darah merah dalam sumsum tulang.
3.    Kekurangan vitamin B12 dan disertai gangguan pada sistem pencernaan bagian dalam. Pada jenis yang kronis bisa merusak sel-sel otak dan asam lemak menjadi tidak normal serta posisinya pada dinding sel jaringan saraf berubah. Dikhawatirkan, penderita akan mengalami gangguan kejiwaan.
4.    Kekurangan vitamin B5 akan mengganggu sintesis (pembentukan) hemoglobin. Penanganan gizinya bisa dilakukan dengan memberikan suplemen vitamin B6 secara oral dengan dosis 50-200 mg/hari atau sesuai anjuran dokter gizi.

Sumber : berbagai sumber
Selain dengan melakukan pencegahan dengan menjaga pola makan, saat ini PT. Liza Herbal International (LHI) memproduksi herbal kapsul Lhifresh yang berkhaisiat untuk membantu mengatasi dan mencegah kurang darah (anemia), membantu memelihara daya tahan tubuh, membantu mengobati influenza & demam. Lhifresh terbuat dari 100% tanaman herbal alami yaitu tapak liman & bee pollen.

 
< Prev   Next >
© 2012 Liza Herbal - "Mitra Sehat Alami Keluarga"