Newsflash

SariBandrek, minuman khas nusantara bermanfaat untuk mencegah masuk angin, sakit kepala dan menjaga stamina. Dibuat dari rempah-rempah terbaik Indonesia. SariBandrek, SIP rasanya, SIP harganya.
Klik di sini...

 
powered_by.png, 1 kB
Home
Purwoceng Teruji klinis mampu meningkatkan testosteron PDF Print
Image

Daun dan batang purwoceng terbukti meningkatkan kadar hormon testosteron sekaligus libido. Ratusan silam nenek moyang kita sudah menggunakannya sebagai afrodisiak dan mengembalikan energi setelah seharian bekerja.

Itu yang mendorong dr. Taufiq R Nasihun Sp And, dokter di Semarang, Jawa Tengah, membuktikannya. Dokter spesialis   andrologi   itu   menguji purwoceng  secara  praklinis  dengan jasa tikus putih sprangue dawley. Taufiq mengelompokkan satwa pengerat itu dalam 6 grup masing-masing  10 ekor. 

 

Mereka adalah tikus jantan, tengah pubertas, dan dewasa—berumur 90 hari. "Saat itu hormon testosteron sedang tinggi-tingginya," kata dosen   Fakultas   Kedokteran   Universitas Islam Sultan Agung Semarang itu.

Kelompok ke-1 hingga ke-6 berturut-turut diberi larutan 2 ml akuades, 25 mg purwoceng, 50 mg purwoceng, 25 mg pasak bumi, 50 mg pasak bumi, dan 25 mg purwoceng dan pasak bumi. Pasak bumi Eurycoma longifolia juga merupakan afrodisiak alias perangsang daya seksual. Taufiq memberikan minuman itu setiap hari selama sepekan secara oral

 

Tinggi testosteron

Hasil uji praklinis itu, testosteron tikus yang diberi 50 mg purwoceng meningkat paling tinggi: 125%. Testosteron adalah hormon steroid dari kelompok androgen. Organ penghasil testosteron adalah testis pada jantan dan indung telur pada betina. Testis memproduksi testosteron sepanjang hidup. Jantan dewasa menghasilkan testosteron 20 kali lebih banyak daripada betina dewasa. Produksi hormon itu diatur oleh kelenjar hipofisis.

 

Karena pengaruh hormon itulah kaum pria bersuara rendah, berotot gempal, dan tumbuh kumis. Testosteron penting untuk kesehatan baik bagi jantan maupun betina. Fungsinya antara lain meningkatkan libido, energi,  fungsi imun, dan perlindungan. Selain meningkatkan testos­teron hingga 125%,dosis 50 mg purwoceng juga mendongkrak  hormon luteinizing hingga 29,2%.

 

Luteinizing merupakan hormon yang diproduksi hipofisis anterior di otak. Perannya merangsang sel-sel dalam testis untuk memproduksi testosteron. "Itu berarti purwoceng memberikan efek langsung dan tak langsung sebagai afrodisiak," kata Taufiq. Secara tak langsung berarti tanaman anggota famili Apiaceae itu menjaga kaum pria awet muda sekaligus bervitalitas tinggi. Itulah idaman para pria.

 

Kelompok tikus yang diberi campuran 25 mg purwoceng-pasakbumi juga meningkat kadar testosteronnya hingga 196,3%. Namun, kadar hormon luteinizing hanya terkatrol 2,5%. Menurut dr. Paulus Wahyudi Halim, herbalis di Tangerang, Provinsi Banten, kebugaran tubuh mempengaruhi aktivitas seksual. "Herbal dapat membantu aktivitas seksual itu selama gangguan pada tubuh bersifat temporer, bukan permanen," ujar dokter alumnus Universita Degli Studi Padova, Italia, itu.

 

Mengapa kerabat pegagan itu tokcer meningkatkan testosteron? Pimpinella alpina mengandung sterol, furanokumarin bergapten, isobergapten, dan sphondin. Senyawa-senyawa aktif itu banyak terdapat di batang dan akar. Senyawa yang disebut pertama, dalam tubuh akan dikonversi menjadi testosteron. Sedangkan senyawa aktif lain merangsang susunan saraf pusat untuk memproduksi hormon luteinizing.

 

Taufiq juga melakukan uji toksisitas purwoceng. Tanaman yang tumbuh di dataran tinggi itu relatif aman dikonsumsi. Penggunaan dosis setinggi-tingginya mencapai 600 mg per hari pada tikus selama 14 hari, tak menimbulkan efek samping. Setelah uji praklinis pada hewan percobaan, Taufik juga melakukan uji klinis pada manusia. la memberikan larutan purwoceng kepada 40 responden berusia minimal usia 40 tahun.

 

Penelitian Taufiq beserta sejawatnya Prof Dr dr Susilo Wibowo Sp And, guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, itu membagi 40 pria usia di atas 40 tahun ke dalam 2 kelompok. Kelompok pertama merupakan plasebo yang mengkonsumsi kapsul kosong. Tentu mereka tak tahu isinya. Sedangkan kelompok kedua diberi kapsul ekstrak purwoceng berdosis 50 mg/hari selama 15 hari.

 

Hasil penelitian itu menunjukkan kelompok pria yang mengkonsumsi ekstrak purwoceng mengalami kenaikan kadar hormon luteinizing dan indeks androgen bebas, serta memperbaiki defisiensi androgen. Pria dewasa sehat mempunyai indeks androgen bebas 30—150. Di bawah angka itu, terjadi defisiensi testosteron.

 

Temuan itu menggembirakan, terutama bagi para pria berusia 40—50 tahun. Mereka rentan amiltauson alias penurunan kadar testosteron antara lain lantaran polusi lingkungan yang bersifat estrogenik. Survei perusahaan obat kenamaan menyebutkan, lebih dari 20% pria Asia mengalami disfungsi ereksi. Penyebabnya antara lain ritme kerja yang cepat, konsumsi makanan siap saji, dan polusi.

 

Lina Mardiana, herbalis di Yogyakarta, meresepkan   purwoceng  untuk  beragam pasien seperti disfungsi ereksi dan varikokel. Kepada pasien varikokel—varises pada kantong kemaluan—Lina meresepkan purwoceng, jahe merah, lada hitam, dan kayumanis. Menurut Lina bila rutin mengkonsumsi kapsul berbahan campuran itu pasien sembuh varikokel. Purwoceng tumbuh di dataran tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah, dan Pegunungan Pangrango, Jawa Barat.

 

Herbal Dr. Liza menyediakan kapsul herbal Purwoceng. Diproses secara modern dan dikemas dalam kapsul transparan. Sangat baik untuk dikonsumsi oleh pria yang berusia di atas 40 tahun untuk mengembalikan stamina. Penderita hipertensi sebaiknya tak terlalu banyak mengkonsumsi purwoceng karena dapat meningkatkan tekanan darah. Dapatkan segera Purwoceng Dr. Liza di agen-agen kami.

 

 

 

Dikutip dari : Trubus, Oktober 2008

 
< Prev   Next >
© 2014 Liza Herbal - "Mitra Sehat Alami Keluarga"